Sore kemarin angin kencang menerpa Mesir, debu-debu, pasir, dan angin kencang meng-orange-kan seluruh negeri
seribu menara. Orang-orang memilih diam manis di rumah, hawa panas dan debu-debu berpasir pun ikut masuk rumah. Musim panas
telah datang, para manusia kelelawar akan segera menampakkan diri.
Dalam keadaan seperti itu, kami mahasiswa Indonesia yang sedang hidup di Mesir memilih tak keluar rumah, kondisi
diluar semakin tak baik. Ujian term ke-2 juga semakin dekat, kami memilih tidak keluar untuk belajar. kondisi yang panas kadang-kadang
juga membuat otak kami semakin panas bersamaan dengan hari H-nya ujian tanggal 22 Mei 2006.
Belajar dan belajar adalah moto kami, walaupun badai pasir meronta-ronta dan menggerogoti sedikit kekuatan
fisik dan semangat kami.
bersemangatlah wahai para rajawali indonesia di negeri Kinanah!
Kebahagiaan akan segera menantimu.
Cairo, 06 Mei 2006